Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Ketahanan Keluarga

Hari Ibu ke-90 yang diperingati tanggal 21 Desember tahun ini mengusung tema “Bersama Perempuan dan Laki-Laki Mewujudkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Sejahtera”. Dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Yohana Yembise, seperti dikutip TribunNews, berpesan agar perempuan masa kini bangkit dan setara dengan laki-laki, mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan serta memperjuangkan ketahanan keluarga menjadi isu penting.

Ketahanan keluarga (family strength), seperti yang dimaksud dalam Pasal 1 Angka 15 UU Nomor 10 Tahun 1992 Tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, adalah kondisi dinamik suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik materiil dan psikis mental spiritual guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

Ada lima tanda adanya ketahanan keluarga yang berfungsi dengan baik, yaitu: sikap melayani sebagai tanda kemuliaan, keakraban antara suami-istri menuju kualitas perkawinan yang baik, orangtua yang mengajar dan melatih anaknya dengan penuh tantangan kreatif, pelatihan konsisten dan mengembangkan keterampilan, suami-istri yang menjadi pemimpin dengan penuh kasih, anak-anak yang mentaati dan menghormati orangtuanya.

Menurut The National Network for Family Resilience, ketahanan keluarga menyangkut kemampuan individu atau keluarga untuk memanfaatkan potensinya dalam menghadapi tantangan hidup, termasuk kemampuan untuk mengembalikan fungsi-fungsi keluarga seperti semula dalam menghadapi tantangan dan krisis. Ketahanan keluarga juga mencakup kemampuan keluarga dalam mengelola masalah yang dihadapinya berdasarkan sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ketahanan keluarga merupakan suatu konsep holistik yang merangkai alur pemikiran suatu sistem, mulai dari kualitas ketahanan sumber daya, strategi dalam menghadapi krisis. Ia adalah proses dinamis dalam keluarga untuk melakukan adaptasi positif terhadap bahaya dari luar dan dari dalam keluarga itu sendiri.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran besar dalam membangun sistem dan tatanan sosial. Karena itu keluarga kerap disebut sebagai pilar bangsa. Kepribadian dan karakter anak-anak negeri terbangun dari keluarga. Keluarga menjadi unit pendidikan pertama yang memberikan dasar kepribadian, seperti kejujuran, solidaritas, kecerdasan, dan karakter-karakter positif lainnya. Keluarga sangat penting dan mampu menjadi faktor penting memberikan warna bagi perjalanan bangsa.

Begitu pentingnya peran keluarga dalam berbangsa, tugas pembinaan keluarga pun menjadi sangat krusial. Untuk itu, tugas tersebut tak seharusnya hanya diemban oleh perempuan. Laki-laki pun memiliki peran yang sama pentingnya. Tema yang dibawa pada peringatan hari ibu ke-90 ini mengingatkan bahwa peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga bukan untuk saling menggantikan namun berbagi peran.

Tak bisa disangkal, seorang ibu memegang peran penting dalam rumah tangga untuk menjaga ketahanan keluarga. Ibu menjadi kunci untuk mewujudkan keluarga yang kuat dalam berbagai bidang, baik bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan. Tugas berat lainnya yang diemban ibu adalah mendidik anak-anaknya menjadi generasi yang tangguh dan berkualitas. Agar bisa memaksimalkan perannya, perlu meningkatkan akses ekonomi bagi perempuan agar bisa menjadi perempuan mandiri, sejahtera, dan bebas dari kekerasan.

Untuk itu pelibatan dan peningkatan peran kaum laki-laki pun menjadi bagian yang sangat penting dalam peringatan Hari Ibu. Laki-laki memegang peran dalam membantu penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan. Maraknya persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat terjadi karena runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga.

Artikel terkait :

https://kemenkopmk.go.id/artikel/puncak-peringatan-hari-ibu-ke-90-di-bukit-tinggi

https://www.sahabatnestle.co.id/content/gaya-hidup-sehat/tips-parenting/berbagi-peran-dalam-keluarga.html

https://kumparan.com/@kumparannews/momentum-hari-ibu-ke-90-wujudkan-kesetaraan-perempuan-dan-laki-laki-1545486287175624125