Berita

Evaluasi Harus Terus Dilakukan untuk Menghadirkan Solusi Sistem Belajar di Masa Pandemi

Senin, 16 November 2020 pendidikan nasional, pendidikan, sistem belajar

Upaya evaluasi sistem belajar di masa pandemi Covid-19 harus terus dilakukan agar hak-hak pelajar dalam proses belajar mengajar dapat dipenuhi.

"Sejumlah kendala yang dihadapi para pelajar di masa pandemi Covid-19 ini harus segera dievaluasi dan dicarikan solusinya, agar hak pelajar dalam mendapatkan pendidikan yang layak dapat dipenuhi," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/11).

Pernyataan Lestari itu dalam rangka Hari Pelajar Internasional yang diperingati setiap 17 November. Peringatan Hari Pelajar Internasional itu untuk mengenang perjuangan para pelajar di masa Perang Dunia II di Eropa dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

Dalam konteks Indonesia saat ini, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, perjuangan para pelajar untuk mendapat pendidikan yang layak di masa pandemi Covid-19 juga harus terus dihidupkan dan direalisasikan.

Sejumlah kendala pendidikan yang dihadapi, jelas Rerie, harus segera dikaji untuk mendapatkan solusi. Penyesuaian sejumlah kebijakan untuk merespons masalah yang muncul, ujarnya, sangat terbuka untuk dilakukan.

Sejumlah permasalahan pendidikan di masa pandemi Covid-19 yang mengemuka, tambah Legislator Partai NasDem itu, antara lain adanya masalah infrastruktur terkait ketersediaan perangkat belajar daring dan jaringan internet, kesenjangan mutu pendidikan yang sangat jauh antardaerah menyebabkan pembelajaran jarak jauh sulit direalisasikan merata.

Selain itu, tambahnya, persoalan guru yang masih cenderung fokus pada penuntasan kurikulum, guru sulit memenuhi beban jam mengajar, waktu pertemuan yang tidak cukup, dan kesulitan komunikasi dengan orang tua sebagai mitra di rumah. 

Belum lagi, ujar Rerie, masalah psikologis yang dihadapi pelajar karena belum terbiasa belajar daring dan pemanfaatan program dukungan pemerintah yang belum tepat guna dan tepat sasaran.

Kendala-kendala tersebut, tegas Rerie, harus segera dicarikan solusinya lewat kerja sama semua pihak. Sinergi pemerintah pusat dan daerah, guru dan orang tua, jelasnya, harus menjadi sistem dasar dalam pola evaluasi untuk menghadirkan solusi dari setiap kendala yang dihadapi.*